Rabu, 06 Desember 2017

Mengenal Dengan Baik Fungsi Rahim Pada Wanita

Kita semua mengetahui bahwa kita terlahir dari rahim seorang wanita, yang tidak lain adalah ibu kita. Tidak ada cara lain untuk manusia dilahirkan selain melalui rahim.


Dalam istilah medis Rahim lebih dikenal sebagai nama uteri, ataupun uterus. Fungsi dari rahim ini sendiri adalah sebagai salah satu organ reproduksi wanita yang ketaknya ada pada di rongga panggul wanita. Rahim ditahan oleh sejumlah ligamen dan berada di antara kandung kemih serta rektum.

Rahim wanita juga disebut simpleks, yang artinya memiliki satu ruangan. Bentuk dari raim seperti buah pir terbalik, yaitu bagian atas lebih besar dan disebut kepala rahim, bagian tengah adalah rongga rahim dan bagian bawah yang mengecil disebut seviks atau leher rahim.

Dinding rahim pun terdiri dari 3 lapisan berbeda, diantaranya :


1. Perimetrium yang merupakan lapisan terluar berfungsi sebagai pelindung rahim.  
2. Miometrium adalah lapisan tengah, yang kaya sel otot dan berfungsi untuk kontraksi dan relaksasi rahim dengan cara melebar dan kembali ke bentuk semula setiap bulannya, juga di masa kehamilan.
3. Endometrium merupakan lapisan terdalam, terbanyak menghasilkan lendir dan kaya akan pembuluh darah. Sebulan sekali, ketika menstruasi, lapisan ini luruh yang diikuti dengan perdarahan.

Secara anatomi, rahim terhubung dengan organ reproduksi wanita lainnya yaitu indung telur atau Ovarium, tuba valopi dan vagina.


Dan berikut ini adalah beberapa fungsi dari Rahim yang wajib untuk Anda ketahui, diantaranya :


  1. Di masa konsepsi dan ovulasi, fungsi rahim adalah membantu mengarahkan aliran darah ke organ seksual selama gairah seksual dan hubungan intim. Aliran darah tersebut dapat meningkatkan peluang pembuahan.
  2. Setelah terjadi pembuahan, rahim kembali menjalankan fungsinya untuk menerima sel telur yang dibuahi, yang akan berkembang menjadi janin.
  3. Di masa kehamilan, fungsi rahim akan membantu dalam menahan dan mendukung tumbuh kembang janin, yaitu dengan cara memberi asupan oksigen dan nutrisi melalui pembuluh darah plasenta, serta  melindungi janin dari benturan atau kontak dengan dunia luar.
  4. Dalam persalinan, rahim akan berfungsi untuk mengeluarkan janin dengan cara berkontraksi dengan mendorong janin turun ke jalan lahir.
  5. Setelah persalinan, rahim menjadi salah satu media pencegahan kehamilan manakala pada rahim dipasang alat kontrasepsi Intra Uterus Device (IUD) atau spiral.


Semoga bermanfaat, salam!

Posted by Tips Rahim Sehat Dan Subur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar